Wednesday, November 21, 2018

Review Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou

Review Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou

Sebuah Film Anime lagi nih, sebuah movie yang sebenarnya saya tidak tahu apapun tentangnya namun setelah menontonya bahkan dari menit-menit awal, langsung suka. Anime movie yang saya maksud adalah Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou atau dalam judul bahasa inggirsnya Maquia: When the Promised Flower Blooms.

Dimulai dari Sinopsis Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou bercerita tentang Maquia, seorang bangsa Iolph, bangsa yang semua kamunya setelah remaja akan berhenti tumbuh, dan akan seperti itu, dengan kata lain adalah bangsa abadi. Bangsa ini diserang oleh tentara Mesarte yang percaya darah Iolph dapat memberikan umur panjang dan Maquia pun kehilangan rumah dan teman-temannya. Di tengah pelariannya dia menemukan bayi tanpa orang tua, dan setelah bertahun-tahun Maquia yang wujudnya masih sama sekarang hidup dengan bayi yang sudah tumbuh menjadi pria bernama Ariel.

Review Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou

Saya bingung memulai dari mana, mungkin dari hal pertama yng membuat saya terkesan saja yah, Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou benar-benar memanjakan mata sekali, animasinya, pemilihan warnanya, dan paling sesuatu banget sih Artwork sama selipan CGI-nya, bisa banget menggambarkan sebuah dunia fantasi yeng terkesan megah.

Dari pergerakan, frame per-frame, benar-benar detail, mungkin hampir bisa-lah disandingkan dengan keindahan karya Kyoto Animation. Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou kalau saya gambarkan kualitas visualnya adalah anime movie yang penuh dengan Moe Moe parah dibalut pemandangan dunia fantasi yang megah.

Sekarang mari ke carita, sebenanya dari sinopsis sih saya tidak memberikan Ekspektasi berlebihan, anmun setelah berjalanya menit-ke menit, ceritanya makin masuk dan sampai banget.

Sebenarnya Film ini cuma mengulik ide tentang "bagaimana rasanya jika kamu abadi terhadap orang-orang sekitarmu" namun disampaikan dengan sangat dalam dan kuat, sosok Maquia sendiri bisa banget mengambil simpatik penonton, saya kira akan menjadi sosok "Tuan putri manja yang suka mengeluh dan nangis gak jelas saja". Ternyata Tidak.

Seperti yang saya katakan tadi Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou hanya akan mengulik satu issue jadi jangan berharap yang lain, ini bukanlah sebuah anime romance yang seperti kalian duga, atau sedih sedihan yang kalian duga, ada makna yang disampaikan, walaupun cuma tersirat saja, dan tidak secara eksplisit, dan mungkin ini adalah salah satu nilai plus dani anime movie ini.

Dengan cerita yang sulit sekali ditebak, twist yang epik, walaupun jika kalian pikir lagi, "memang normalnya seperti ini kan", dan mematahkan prediksi kalian sendiri. saya sendiri banyak hal yang tidak say duga akan terjadi, dan itu bagus, penonton tidak akan bosan dengan cerita seperti ini,

Walaupun bagus, dengan belok-belokan yang ada dimana-mana, alur settingnya yang melompat lompat, membuat anime ini kekurangan waktu untuk menabarkan cerita lebih jelas, mungkin saja dengan produksi dan sutradara yang sama Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou akan lebih baik mendapatkan sebuah serial 12 tamat daripada movie 2 jam habis.

Sekarang mari ke kesimpulan saja, Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou adalah anime dengan visual dan Art Design yang epik, penuh dengan ke moe-an namun tetap elegan, cerita yang disampaikan juga ngena dan terasa, mampu membawa dengan cepat penonton masuk, walaupun cuma mengulik satu saja issue utama, namun hal tersebut sudah terlalu cukup untuk satu film, malah kurang menurut saya kaena bisa lebih lagi dikulik. tidak mudah ditebak, ada banyak twist mengejutkan.

Rekomendasi banget deh untuk kalian tonton, layak banget untuk masuk anime favorit tahun ini.
Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou
Judul : Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou
Rilis : 24 Februari 2018
Sutradara : Mari Okada
Diulas oleh : Ichiro Fahmi
Trailer :
Rating : 8.5 dari 10
Baca Review Lainya :

BUKA UNTUK KOMENTAR