Kamis, 23 Februari 2017

Problematika dengan UC Browser ; dan Cara Mengatasinya

Problematika dengan UC Browser ; dan Cara Mengatasinya

Sekarang siapa sih yang tidak tahu dengan browser yang merupakan bagian dari Ali baba group ini. sebuah browser dengan teknologi yang di kalim terkini guna mempercepat akses internet penggunanya, sebuah browser yang sebenarnya sih multi platform dari desktop sampai berbagai macam perangkat mobile, hanya saja sepertinya pasar penggunanya lebih cenderung ke perangkat mobile khususnya untuk device android.

Dan harus saya akui, UC Browser merupakan browser yang benar-benar tidak hanya membuat tagline ngibul saja, memang lebih cepat, terlebih lagi dengan segudang fitur premium yang memanjakan penggunanya.


Fitur Adblock bawaan UC adalah masalah bagi publisher

Tidak ada yang salah dengan browser yang satu ini, sepeperti yang saya jelaskan diawal, UC browser memanglah browser yang berkelas dan layak mendapatkan rating terbaik di google play store, hanya saja, ada satu fitur unggulan dari uc yang merupakan problematika bagi publisher seperti saya yang mengandalkan penampil iklan adsense sebagai satu-satunya sumber pemasukan dari blog.

Bagaimana tidak menjadi masalah adblock ini benar-benar, melakukan block terhadap iklan yang ditampilkan, selain itu juga melakukan kompress terhadap code javascript tertentu, ini mengakibatkan banyak blog yang tidak tampil dengan baik di browser ini.

Saya sendiri tidak melakukan judgment terhadap pengguna UC browser, karena memang tidak ada yang salah dengan "membuat nyaman ber-internet" bukan, faktanya memang banyak sekali publisher yang membuat blognya ancur-ancuran, menempatkan iklan iklan pengganggu, seperti pop-overs, pop-under, iklan overlay, atau suara auto-playing, yang benar-benar membuat pengunjung kesal bukan, bukan bisa membaca konten yang disajikan, malah sibuk menutup iklan popup yang muncul.

Tapi masalahnya disini adalah untuk plubisher baik-baik penyaji konten original, dan publisher sederhana nan suka menabung seperti kami :-P , misalkan saja dalam kasus saya pembaca blog saya adalah 60% penggunanya menggunakan Desktop dan 40% sisanya adalah pengguna mobile, dan dari 40% tersebut 80% diantaranya adalah pengguna browser UC, bisa dibayangkan kan, kita akan kehilangan kesempatan untuk "menawarkan" iklan kepada pembaca, yang mana tau mereka juga sedang mencarinya.

Untuk pengunjung pembaca yang kurang tahu betapa galaunya pala publisher gara-gara hal ini silahkan baca di salah satu forum publisher berikut ini, dan mengertilah, ini juga mata pencaharian kami

Cara Mengatasi Adblock bawaan UC Browser untuk para Blogger dan Publisher

Sekarang adalah bagaimana cara mengatasinya?  ada banyak cara sih, dari yang biasa sampai yang ekstrim, yaitu dengan memberikan warning, sampai pencekalan, jika kalian adalah blogger, atau publisher dan ingin mencobanya silahkan pasang code script dibawah ini;

Untuk Blogger
<p id="gaboleh"></p>
<script>

var cari = navigator.userAgent;
var dapet = cari.search("UCBrowser");
if(dapet>1) {
    var strs=document.URL;
    var urlnya= strs.replace("http://", "");
    var strings='<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0"><h3 align="center"> Maaf, website kami tidak dapat dibuka dengan baik jika anda menggunakan UCBrowser<br/><br/>klik tombol pilih dibawah ini , lalu salin/copy dan buka menggunakan browser lain (seperti Chrome, Opera, dll)<br/><br/><input type="text" class="teks" value="'+ document.URL  +'" size="50"><br/> <button class="js-copy-btn">Pilih</button><br/></h3>';

    document.getElementById("gaboleh").innerHTML = strings;

var copyTextareaBtn = document.querySelector('.js-copy-btn');
copyTextareaBtn.addEventListener('click', function(event) {
  var copyTextarea = document.querySelector('.teks');
  //copyTextarea.select();
copyTextarea.selectionStart=0;
copyTextarea.selectionEnd=copyTextarea.value.length;
  try {
    var successful = document.execCommand('copy');
    var msg = successful ? 'successful' : 'unsuccessful';
    console.log('Copying text command was ' + msg);
  } catch (err) {
    console.log('Oops, unable to copy');
  }
});
   exit();
}
function exit( status ) {
    // http://kevin.vanzonneveld.net
    // +   original by: Brett Zamir (http://brettz9.blogspot.com)
    // +      input by: Paul
    // +   bugfixed by: Hyam Singer (http://www.impact-computing.com/)
    // +   improved by: Philip Peterson
    // +   bugfixed by: Brett Zamir (http://brettz9.blogspot.com)
    // %        note 1: Should be considered expirimental. Please comment on this function.
    // *     example 1: exit();
    // *     returns 1: null
    var i;
    if (typeof status === 'string') {
        alert(status);
    }
    window.addEventListener('error', function (e) {e.preventDefault();e.stopPropagation();}, false);
    var handlers = [
        'cut',
        'beforeunload', 'blur', 'change', 'contextmenu', 'focus', 'keydown', 'keypress', 'keyup', 'mousedown', 'mousemove', 'mouseout', 'mouseover', 'mouseup', 'resize', 'scroll',
        'DOMNodeInserted', 'DOMNodeRemoved', 'DOMNodeRemovedFromDocument', 'DOMNodeInsertedIntoDocument', 'DOMAttrModified', 'DOMCharacterDataModified', 'DOMElementNameChanged', 'DOMAttributeNameChanged', 'DOMActivate', 'DOMFocusIn', 'DOMFocusOut', 'online', 'offline', 'textInput',
        'abort', 'close', 'dragdrop', 'load', 'paint', 'reset', 'submit', 'unload'
    ];
    function stopPropagation (e) {
        e.stopPropagation();
        // e.preventDefault(); // Stop for the form controls, etc., too?
    }
    for (i=0; i < handlers.length; i++) {
        window.addEventListener(handlers[i], function (e) {stopPropagation(e);}, true);
    }
    if (window.stop) {
        window.stop();
    }
    throw '';
}
</script>


Copy script diatas kedalam widget, HTML/CSS atau jika ingin load pertama parse lebih dahulu kemudian taru tepat dibawah <head>

Kesimpulan (mungkin?)

Hmm memang sebuah dilema, ketika sang pengunjung ingin kenyamanan, dan pemberi konten butuh sokongan, tidak ada yang salah dari mereka, begitu pula sang pembawa problematika ini, sang browser pun hanya ingin memberikan yang terbaik untuk penggunanya, walau hanya untuk penggunaya saja, tanpa tahu sang penyaji, sang pembuat yang dicari merasa tidak dihargai, menulis itu butuh waktu dan curahan hati, sebuah reward untuk menampilkan suguhan lain, pengunjung tidak mau pun tidak masalah asalkan hanya di ijinkan untuk mencoba.

Terimakasih saja untuk pengunjung yang mau mengerti dan mencoba tidak menggunakan tameng super sang browser, kami tidak jahat, sang penyaji seperti kami tidak jahat, kami hanya menawarkan, tidak lebih dari itu.